Jumat, 11 Januari 2019

UNSUR ATAU KONTRUKSI KATA

Alifiyah Mila Rizka (176020)


    Konstruksi morfologi adalah bentukan dari pada kata yang mungkin merupakan morfem tunggal atau gabungan antara morfem yang satu dengan morfem yang satu. Infleksi adalah perubahan bentuk kata tanpa mengubah identitas leksikal kata itu dengan atau tanpa mengubah kelas katanya.

    Secara khusus perubahan bentuk sebuah kata kerja dengan tepat mempertahankan identitas kata kerja itu, sama saja artinya dengan mengubah bentuk kata itu, tetapi makna kata seperti yang terkandung dalam kata itu tidak berubah, seperti contoh di bawah ini :
Menulis – ditulis – kutulis - kau tulis - kami tulis
Melihat – dilihat – kulihat - kau lihat - kami lihat
Mencari – dicari – kucari - kau cari - kami cari
Memukul – dipukul – kupukul - kau pukul - kami pukul

    Bentuk kata menulis, melihat, membaca, mencari, dan memukul beserta semua variasinya itu adalah infleksi karena identitas kata tersebut sebagai kata kerja dengan pengertian yang ada pada tiap bentuk kata itu tidak berubah, kecuali betuk terkait me- yang secara berurutan diganti dengan di-, ku-, kau-, dan kami- yang mengubah pengertian pelakunya.

    Derivasi adalah suatu perubahan proses kelas kata (kata kerja) dengan atau tanpa pemindahan kelas kata. Perubahan kata kerja mendengar menjadi mendengarkan atau melihat menjadi perlihatkan adalah derivasi tanpa mengubah kelas kata.

    Derivasi dapat dilihat dari berbagai jenis yaitu antara lain sebagai berikut.
1. Derivasi Internal 
Proses mengubah verba tanpa mengubah kelas katanya, namun identitas leksikalnya berubah. Bentuk yang baru ini mengalami infleksi seperti bentuk asalnya, misalnya:
Membuat - membuatkan
Melihat - memperlihatkan
Melompat – melompatkan – melompati
Menyerah – menyerahkan – menyerah

2. Derivasi Adverbal 
Proses perubahan kelas kata kerja menjadi kelas-kelas lain yaitu kata benda, kata sifat, atau kata tugas sebagai berikut:

Nomina deverbal
Pemindahan kelas kata kerja ke kata benda, dapat dilakukan dengan mempergunakan morfem-morfem terikat, misalnya:
Menyanyi – penyanyi – nyanyian
Mendengar – pendengar – pendengaran – kedengaran
Berjalan – pejalan – perjalanan – jalanan
Membaca – pembaca – pembacaan – bacaan

Adjective deverbal
Dalam beberapa kasus dan beberapa kata kerja yang sebenarnya merupakan derivasi dari kata sifat yang dapat ditransposisikan lagi ke dalam kata sifat. Status kata sifat tersebut diperluas dengan unsur-unsur yang biasa dikenakan, misalnya:
Ia menyenangkan kami dengan sebuah atraksi

Menurut Nida (2015:11), perbedaan antara infleksi dan derivasi adalah sebagai berikut:
Infleksi
Cenderung merupakan formasi luar, muncul lebih jauh dari steam ketimbang afiks derivasi. Cenderung kurang berfariasi namun dengan distribusi yang sangat luas digunakan untuk mencocokan kata-kata bagi pemakaian sintaksis tetapi tidak pernah mengubah kelas kata.
Derivasi
Cenderung merupakan formasi dalam, muncul lebih dekat ke steam ketimbang afiks derivasi. Cenderung lebih bervariasi dengan distribusi yang terbatas. Digunakan untuk menetapkan kata-kata dalam suatu kelas dan umumnya mengubah kelas kata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar